Pengertian Pemanasan Global | Penyebab / Dampak / Proses Terjadinya

PENGERTIAN PEMANASAN GLOBAL – Pemanasan global apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan pemanasan dan global? sering kali kita mendengarkan mengenai pembahasan tersebut. Pemanasan global berhubungan dengan tingkat suhu yang ada di bumi kita ini. Menurut penelitian saat terjadi global warming suhu bumi akan mengalami peningkatan dari angka yang sebelumnya. Peningkatan yang terjadi bisa drastis bisa sedikit.

Dampak yang dihasilkan bisa sangat besar bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini, termasuk juga kehidupan manusia juga bisa terancam. Dampak dari pemanasan global mungkin tidak begitu terasa. Namun jika semakin lama hal ini dibiarkan maka dampak tersebut akan semakin terasa dan semakin drastis. Sehingga sulit untuk dihentikan. Akan muncul berbagai macam musibah disebabkan pemanasan global ini.

Contoh pemanasan global
Contoh pemanasan global 500px.com

Dampak dari pemanasan global sudah mulai terasa secara tidak langsung. Contohnya saja cuaca atau musim yang semakin sulit untuk diprediksi kapan akan muncul dan kapan akan berakhir. Padahal seharusnya hal tersebut mudah untuk diprediksi seperti sebelumnya. Maka ini pertanda pemanasan global mulai memberikan dampak buruknya kepada bumi.

Pada artikel kali ini kita akan membahas terkait pemanasan global atau yang biasa kita kenal dengan nama global warming. Pembahasan akan dikupas tuntas seperti Penyebab pemanasan global, dampak pemanasan global, pengertian pemanasan global, cara mengatasi global warming, dan gambar-gambar pemanasan global.

Pengertian Pemanasan Global

Pengertian pemanasan global
Pengertian pemanasan global 500px.com

Pemanasan global yaitu adalah suatu keadaan dimana suhu yang ada dipermukaan bumi mengalami kenaikan atau peningkatan suhu yang diakibatkan karena adanya gas rumah kaca: dinitro oksida, karbondioksida, dan metana, sulfur heksafluorida, hidrofluorokarbon, perfluorokarbon, sulfur heksafluorida yang ada di atas permukaan bumi kita yaitu atmosfer.

Selama 20 akhir ini, suhu bumi mengalami kenaikan suhu yang diperkirakan akan naik mulai dari 0,3 hingga 0,8 celsius untuk 100 tahun mendatang. Terjadinya kenaikan suhu permukaan di bumi ini diprediksi akan naik 4 Celsius. Kenaikan ini bisa berakibat terhadap terjadinya perubahan cuaca yang tidak bisa diprediksi, terjadinya berbagai bencana alam seperti kebakaran hutan, kemarau yang panjang, kekurangan air, hujan yang tidak turun. Sehingga nyawa banyak berjatuhan.

Pemanasan global merupakan salah satu topik pembahasan yang penting untuk dibahas oleh masyarakat di seluruh dunia karena berkaitan dengan keberlangsungan kehidupan seperti lingkungan hidup tumbuhan, hewan, dan juga manusia. Karena jika pemanasan global terus dibiarkan akan terjadi dampak yang lebih parah lagi.

Baca Juga: Dampak Pencemaran Lingkungan Beserta Pengertiannya

Pengertian pemanasan global
Pengertian pemanasan global 500px.com

Yaitu mencairnya es di kutub sehingga meningkatkan volume air lautan yang mengakibatkan tenggelamnya banyak daratan di seluruh dunia. Dan jika ini terus dibiarkan bukan tidak mungkin bumi ini akan tenggelam semua oleh air karena melelehnya es di kutub.

terjadinya peningkatan di atas bumi disebabkan oleh sinar radiasi matahari yang mengarah ke bumi. Sinar matahari yang mengarah ke bumi ini sebagiannya akan menjadi energi panas yaitu berbentuk sinar infra merah yang nantinya diserap oleh permukaan dan udara yang ada di bumi.

Sebagian sinar lagi akan kembali dipantulkan ke atmosfer bumi dan kembali ditangkap oleh gas-gas pada rumah kaca seperti karbondioksida, nitrogen dioksida, serta metana.

Besarnya kontribusi dari gas tersebut terhadap pemanasan global disebabkan oleh aktifitas serta kegiatan sehari-hari yang dilakukan manusia. Temperatur global mengalami kenaikan suhu tiap tahunnya dan akan terjadi perubahan setelah lima tahun kemudian. Apa yang menyebabkan terjadinya pemanasan global mari simak pembahasan berikut ini.

Penyebab Pemanasan Global

Penyebab pemanasan global
Penyebab pemanasan global 500px.com

Sebab terjadinya pemanasan global atau biasa disebut global warming umumnya dikarenakan berbagai macam aktifitas manusia yang semena-mena dan tidak bertanggung jawab. Contohnya saja seperti asap-asap pabrik yang mengandung efek berbahaya bagi lingkungan disekitarnya terutama udara yang pastinya akan tercemar. Pemanasan global akan terus meningkat jika hal ini tidak segera di atasi dan ditemukan solusi untuk menyelesaikannya.

Para ahli banyak menyampaikan pendapatnya terkait pemanasan global. Mulai dari masalah sepele namun hal tersebut jika terjadi secara terus-menerus tanpa henti maka akan menjadi dampak yang buruk. Berikut ini beberapa penyebab terjadinya pemanasan global atau global warming.

1. Efek Rumah Kaca

Efek rumah kaca yaitu proses terjadinya pemanasan atmosfer untuk menghangatkan planet. Efek dari rumah kaca terjadi sebab panas yang dipantulkan kembali dari permukaan bumi ke atmosfer sehingga ketika mencapai atmosfer panas tersebut terperangkap didalam gas-gas yang berada pada atmosfer. Karena terperangkap panas tersebut tidak dapat dikembalikan ke luar angkasa namun malah sebaliknya kembali dipantulkan ke permukaan planet bumi.

Efek rumah kaca mempunyai manfaat dan juga mempunyai kerugian, efek rumah kaca juga bermanfaat bagi makhluk hidup yang ada di bumi seperti tumbuh-tumbuhan dalam proses fotosintesisnya. Namun efek rumah kaca akan menjadi bencana jika terlalu berlebihan karena efek rumah kaca dapat mempengaruhi perubahan cuaca yang ada dibumi semakin berlebihan efek rumah kaca yang terjadi permukaan bumi bisa mengalami peningkatan suhu.

2. Meningkatnya Gas Rumah Kaca

Gas yang memiliki sifat menangkap panas cahaya matahari akan menahan pantulan cahaya dari permukaan bumi sehingga panas tersebut tidak dapat kembali ke luar angkasa sebalinya kembali dipantulkan ke permukaan bumi. Gas tersebut yaitu gas rumah kaca diantara jenis gas yang lain karbondioksida merupakan gas yang paling berpengaruh terhadap panas matahari.

Banyak faktor yang menyebabkan terciptanya gas karbondioksida (CO2) ini seperti pembakaran-pembakaran sampah, asap kendaraan, asap dari pabrik, pembakaran hutan, pembakaran gas alam, pembakaran minyak bumi.

3. Penggunaan CFC yang Berlebihan

Cloro Flour Carbon atau disingkat menjadi CFC adalah salah satu dari sekian banyak bahan kimia yang dikombinasikan untuk dijadikan bahan pembuatan peralatan-peralatan seperti alat-alat rumah tangga. contoh CFC yaitu seperti alat pendingan yang terdapat pada AC dan kulkas.

4. Polusi dan Pencemaran Udara Lewat Asap-Asap

Kendaraan yang sering kita pakai untuk berpergian untuk melakukan berbagai aktifitas tersebut rupanya menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya pemanasan global. Yaitu asap kendaraan hasil olahan mesin dan minyak yang keluar melalui knalpot.

Hasil dari olahan tersebut menciptakan gas karbondioksida (CO2). Mungkin jika satu kendaraan hal tersebut tidaklah menjadi masalah namun bagaimana jumlah kendaraan sama dengan jumlah jiwa di suatu negara? pastinya menjadi dampak buruk bagi lingkungan terutama udara serta atmosfer bumi.

Gas karbondioksida ini adalah salah satu penyebab mengapa pantulan panas dari bumi ke tidak sampai ke luar angkasa. Karena gas karbondioksida ini yang mampu merangkap panas sehingga tidak mencapai luar angkasa. Semakin menumpuk semakin panas dan perputaran akan terus terjadi hingga menyebabkan global warming.

5. Polusi Metana Oleh Peternakan, Pertanian, dan Perkebunan

Gas metana merupakan salah satu gas yang menjadi penyebab utama terjadinya pemanasan global. Gas ini terbentuk dari bahan-bahan organik yang minim oksigen yang merupakan hasil dari penguraian oleh bakteri. Contohnya sawah, pada peternakan seperti usus hewan ternak yaitu sapi, kambing, dan sebagainya. Semakin banyaknya produksi hewan ternak semakin banyak gas metana yang terbentuk yang dilepas ke atmosfer bumi.

6. Pengundulan Hutan

Hutan memiliki banyak manfaat bagi keberlangsungan makhluk hidup salah satu fungsi utamanya yaitu menyerapp karbon dioksida (CO2) serta mengeluarkan oksigen melalui hasil dari fotosintesis. Jika hutan di rusah atau di tebang dengan liar tanpa bertanggung jawab.

Maka karbondioksida akan semakin banyak dikarenakan hilangnya sumber untuk menyerap karbondioksida itu sendiri yaitu hutan selain itu jumlah oksigen juga akan menurun. Jika hal ini terus dibiarkan pemanasan permukaan bumi akan semakin meningkat dan akibatnya terjadi global warming.

7. Pemborosan Energi Listrik

Energi listrik sudah lama menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia apalagi pada zaman ini. Tanpa adanya energi listrik, berbagai aktivitas dan pekerjaan akan terhenti karena sebagian besar sumbernya berasal dari listrik. Pembangkit listrik memerlukan minyak bumi serta batu bara untuk dapat bekerja dan tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Dari hasil pembakaran tersebut akan menghasilkan CO2 atau karbondioksida.

Negara Idonesia sendiri juga menjadi salah satu pengguna pembangkit listrik yang menjadikan batu bara dan minyak bumi sebagai bahan utama pembangkitnya. Sementara di luar negri sudah banyak yang memakai pembangkit listrik menggunakan energi dari sinar matahari bahkan air dan angin Contoh tenaga tersebut yaitu seperti: panel surya pembangkit listrik bertenaga cahaya matahari, kincir angin bertenaga angin, kincir air bertenaga air.

8. Semakin banyaknya kendaraan meningkatkan Pencemaran Udara

Semakin banyaknya pengguna kendaraan baik itu mobil maupun motor akan memberikan lebih banyak dampak bagi pemanasan global. Seiring semakin banyaknya jumlah pengguna kendaraan maka akan semakin banyak karbondioksida yang terhasilkan.

9. Pembakaran Sampah Secara Berlebihan

Sampah menjadi salah satu permasalahan utama dalam pencemaran lingkungan, namun tidak hanya masalah bagi pencemaran lingkungan saja. Sampah juga dapat menjadi salah satu faktor terjadinya pemanasan global. Semakin banyaknya jumlah sampah sehingga tidak memungkinkan utuk di daur ulang akhirnya menggunakan alternatif lain seperti pembakaran.

Mungkin sampah dalam jumlah yang kecil tidak terlalu berdampak buruk untuk menyebabkan global warming. Namun bagaimana jika jumlah sampah yang dibakar dalam jumlah besar hingga sampai berton-ton beratnya? dan itu pembakaran tersebut dilakukan tanpa henti karena semakin banyaknya jumlah sampah.

Bukan tidak mungkin hal ini menjadi penyebab utama terjadinya pemanasan global. Pembakaran sampah akan menghasilkan berbagai macam gas contohnya seperti gas metana dan juga karbondioksida.

10. Asap Sisa Pembuangan Pabrik

Asap pabrik juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan pada permukaan bumi. Jumlah pabrik-pabrik yang semakin banyak yang tersebar luas diseluruh dunia menjadi salah satu faktornya. Contoh pabrik seperti pabrik tekstil, gula, dan masih banyak lagi yang mengeluarkan sisa–sisa asap pembuangan. hingga saat ini para peneliti mencari solusi untuk dapat menciptakan pabrik yang ramah lingkungan yang  tidak menyebabkan pencemaran udara dan pemanasan global.

11. Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan juga menjadi pemicu meningkatnya panas permukaan bumi atau menyebabkan global warming. Pembakaran hutan juga termasuk salah satu faktor pemanasan global baik pembakaran sengaja maupun kebakaran hutan secara alami.

Karena hutan yang lebat dengan begitu banyaknya pohon dapat menyebabkan munculnya asap sisa kebakaran tersebut yang mengandung karbondioksida jika tidak diatasi segera maka hutan akan terbakar dalam jangkauan yang luas dan asap yang dihasilkan pastinya sangat banyak seperti kasus kebaran yang terjadi di Indonesia beberapa tahun yang lalu yang menyebabkan munculnya asap tebal yang melanda beberapa wilayah di indonesia.

Baca Juga: Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Tentang Lingkungan

Dampak Pemanasan Global

Dampak pemanasan global
Dampak pemanasan global 500px.com

Dari penjelasan berbagaimacam penyebab terjadinya pemanasan global yang sudah diterangkan seperti diatas tadi. Lalu apa yang akan terjadi setelah munculnya global warming apa dampak  pemanasan global bagi kita maupun kehidupan ini. Berikut ini sudah dirangkum beberapa dampak yang akan terjadi jika pemanasan global terjadi, tidak di cegah, dan dihiraukan begitu saja:

  • Curah hujan semakin tidak menentu di tambah badai dan angin kencang yang akan sering terjadi untuk waktu-waktu kedepannya.
  • Pemanasan global menyebabkan meningkatnya suhu pada permukaan bumi, akibatnya es yang berada di kutub akan lebih cepat mencair.
  • Badai, angin kencang, dan bencana alam lainnya akan bermunculan tanpa di duga-duga, karena sulitnya memprediksi cuaca.
  • Semakin panasnya bumi akan menyebabkan tanah mudah kehilangan kelembapan airnya karena panas yang mempercepat penguapan, akibatnya tanah menjadi kering yang pada akhirnya berujung pada musim kemarau yang berkepanjangan.
  • Cuaca semakin sulit untuk ditentukan maupun diprediksi oleh para pakar cuaca. Karena global warming menyebabkan berbagai macam perubahan.
  • Volume air laut akan semakin bertambah seiring semakin banyaknya es kutub yang mencair, akibatnya semakin bertambahnya jumlah volume air lautan maka pulau-pulau ataupun daratan rendah yang tersebar di seluruh dunia akan tenggelam karena semakin naiknya permukaan air.
  • Semakin tingginya jumlah volume air dan naiknya permukaan laut dapat menyebabkan terjadinya berbagai macam bencana alam, seperti banjir, pulau-pulau rendah yang ditelan permukaan air, hingga tsunami.
  • Cuaca yang tidak menentu dan begitu ekstrim dapat menyebabkan terjadinya gagal panen bagi para petani sawah dan kebun.
  • Banjir juga dapat terjadi dengan batasan diluar seperti biasanya dan waktu nya lebih lama yang dapat menyebabkan terendamnya sawah, kebun, dan rumah-rumah.
  • terjadinya perubahan iklim yang tidak menentu menyebabkan terjadinya peningkatan hama pangan.
  • Ekosistem akan rusak disebabkan datangnya berbagai macam bencanan sehingga banyak hewan dan tumbuhan yang mati bahkan punah.
  • Cuaca yang sangat ekstrim dan tak menentu ditambah banyaknya terjadi bencana alam akan meningkatkan kasus meninggal di berbagai tempat.

Proses Terjadinya Pemanasan Global

Proses terjadinya pemanasan global
Proses terjadinya pemanasan global 500px.com

Berikut ini akan dipaparkan dengan jelas bagaimana proses terjadinya pemanasan global. bagi kalian yang ingin mengetahui seperti apa proses terjadinya global warming mungkin bisa menjadikan penjelasan berikut untuk referensinya.

Saat cahaya matahari menembus atmosfir bumi, cahaya matahari tersebut pertama kali harus dapat menembus gas rumah kaca. Setelah menembus gas rumah kaca sinar matahari akan mencapai seluruh permukaan bumi, dan setelah itu panas dari cahaya matahari akan diserap oleh berbagai macam ekosistem yang ada di permukaan bumi.

Peristiwa inilah yang dikenal dengan nama efek rumah kaca yang dapat mengakibatkan terjadinya pencairan bongkahan-bongkahan es yang berada di kutub.

Jika hal ini dibiarkan begitu saja tanpa adanya pencegahan atau penanggulangan volume air pada permukaan laut akan bertambah banyak sehingga naik lebih tinggi dari biasanya. Pulau-pulau kecil dan dataran rendah bisa tenggelam jika terus dibiarkan.

selain itu tepian pantai juga akan menghilang jika kenaikan volume air laut ini terus dibiarkan begitu saja. Oleh karena itu kurangilah, cegahlah, berikanlah solusi untuk dapat menyelesaikan masalah ini sebelum hal yang tidak dingginkan terjadi. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan melakukan dan mencegahnya?

Cara Mengatasi Pemanasan Global

Cara mengatasi pemanasan global
Cara mengatasi pemanasan global 500px.com

Kita seharusnya sebagai generasi muda generasi keemasan yang akan mengembalikan kejayaan di dunia ini harusnya paham betul tentang pentingnya mencegah terjadinya pemanasan global. Karena jika hal ini terus dibiarkan maka berbagai macam bencana akan datang dari arah yang tak terduga. Lalu bagaimana cara untuk mengatasi pemanasan global ini? Berikut beberapa langkah yang bisa digunakan untuk dapat mencegah dan mengurangi terjadinya pemansan global.

1. Menghemat pemakaian listrik

Dengan menghemat penggunaan listrik baik dimanapun berada anda sudah ikut berpatisipasi dalam pencegahan datangnya bencana dahsyat. Dengan menghemat listrik kita sudah mengurangi jumlah karbondioksida pada lapisan atmosfer. Sebab sebagian besar gas karbondioksida ini dihasilkan dari PL atau pembangkit tenaga listrik yang memakai bahan bakar minya atau batu bara untuk dapat menghidupkannya.

2. Menanam Pohon dan Melakukan Penghijauan atau Reboisasi

Menanam pohon merupakan solusi paling tepat untuk dapat mencegah terjadinya pemanasan global. Satu orang menanam satu pohon selamatkan dunia ini dari pemanasan global. Demikianlah berbagai macam poster bertema pemanasan global yang paling sering di edarkan banyak orang. Phon yang berfungsi untuk menyerap gas karbondioksida kemudian ditukar menjadi oksigen melalui proses foto sintesis.

Jika seluruh orang di berbagai belahan bumi sana mulai menanam pohon dari sekarang maka kita sudah berpatisipasi dalam penyelamatan bumi dari ambang kepunahan. SEhingga bumi ini akan kembali sejuk dan indah seperti sediakala.

3. Tidak Menebang Hutan Sembarangan

Seperti yang sama-sama kita ketahui, bahwasannya pohon berfungsi untuk menghasilkan O2 atau oksigen dengan menyerap karbondioksida melalui proses foto sintesis. Jika hutan ditebang sembarangan dimana disanalah letak paru-paru dunia maka jumlah produksi gas O2 atau oksigen akan mengurang atau bahkan hilang dan akibatnya ketika hutan ditebang secara terus menerus otomatis jumlah karbondioksida akan bertambah banyak karena tidak ada yang menyerapnya. Oleh karena itu cegahlah dilakukannya penebangan liar terhadap hutan, berikan hukuman yang pantas bagi para penebang liar yang menebang hutan secara sembarangan karena ini menyangkut kehidupan banyak makhluk hidup.

4. Menggunakan Energi Alternatif

Kita bisa memakai energi alternatif untuk dapat mengurangi hal-hal yang mengakibatkan terjadinya pemanasan global. Contohnya saja penggunaan pembangkit bertenaga listrik yang memakai bahan bakar minyak dan batu bara. Berbagai macam alternatif yang dapat digunakan untuk dapat membangkitkan listrik tidak harus dengan menghasilkan karbondioksida. Contohnya saja pembangkit listrik tenaga surya yaitu memanfaatkan tenaga matahari, atau pembangkit listrik tenaga air, yang menggunakan air untuk pembangkit listriknya, dan juga pembangkit listrik tenaga angin.

5. Kurangi Penggunaan alat yang Menghasilkan Gas CFC

Gas CFC umumnya berasal dari peralatan-peralatan pendingin contohnya seperti kulkas atau AC. Perlu diketahui bahwasannya gas ini merupakan penyumbang sebesar 20% terjadinya efek rumah kaca. Angka ini cukup besar untuk satu buah penyebab, mengapa kita tidak mencoba meminimalisirnya dengan begitu angka sebesar 20% ini akan berkurang atau mungkin hilang. Sebagai generasi penghijau yang cinta terhadap lingkungan sekitar kita harus mencegah penggunaan CFC ini atau menemukan solusi lain untuk dapat menyelesaikan masalah ini.

6. Mengurangi Penggunaan Kendaraan yang Memakai Bahan Bakar Fosil

Kendaraan yang berbahan bakar fosil akan menghasilkan gas karbondioksida. Apalagi jika memakai kendaraan pribadi milik sendiri, akan lebih banyak lagi sumbangan gas CO2 pada lapisan atmosfer bumi. Jika kita dapat meminimalisir pemakaian kendaraan pribadi milik sendiri kita sudah termasuk yang ikut berpatisipasi dalam pencegahan terjadinya pemanasan global, memang suatu hal yang besar itu di mulai dari langkah yang kecil.

7. Melakukan Sistem 3 R (Reduce, Reuse, dan Recycle)

Salah satu cara agar dapat mencegah terjadinya pemanasan global yaitu dengan mengurangi jumlah sampah yang jumlahnya milayaran tersebar di seluruh dunia. Meskipun dampak ini kecil untuk dapat mengurangi terjadinya pemanasan global setidaknya kita sudah mengurangi beberapa persen penyebab terjadinya pemanasan global.

Dengan mendaur ulang bermacam-macam sampah yang bertumpuk dan kembali mengolahnya dengan baik akan lebih bagus daripada membakar sampah yang jumlahnya begitu banyak yang akan menghasilkan gas karbondioksida. Oleh karena itu daur ulang sampah merupakan salah satu metode yang bagus untuk dapat menjadi salah satu pencegah terjadinya pemanasan global ini.

Baca Juga: Contoh Kliping Bencana Alam

Gambar Pemanasan Global

Gambar pemanasan global
Gambar pemanasan global 500px.com

Gambar yang satu ini memperlihatkan asap-asap pabrik yang begitu banyak menyembur keluar dari cerobong-cerobong asap. Asap-asap ini mengandung gas-gas yang berbahaya dan juga termasuk gas CO2 atau karbondioksida yang menjadi faktor penyebab terjadinya pemanasan global.

contoh gambar global warming
contoh gambar global warming 500px.com

Pemanasan global atau global warming yang satu ini mempunyai makna yang mendalam. Disamping ilustrasinya yang begitu indah dan keren, gambar pemanasan global diatas ini menjelaskan kepada kita betapa buruknya dampak yang diakibatkan dari pemanasan global.

contoh gambar global warming
contoh gambar global warming antaranews.com

Gambar diatas ini menjelaskan gambaran global warming atau pemanasan global yang seolah-olah membakar bumi.

contoh gambar global warming
contoh gambar global warming satuharapan.com

Pemandangan di sore hari yang begitu indah namun asap pabrik yang terlihat terus keluar dari cerobongnya tanpa henti menjelaskan bahwa begitu banyak polusi yang terus muncul tanpa henti yang menyebabkan terjadinya pemanasan global.

contoh gambar global warming
contoh gambar global warming kautsarz.wordpress.com

gambaran es kutub yang perlahan mulai mencair dan menjadi air yang pada akhirnya jika cairnya es ini terus terjadi volume air laut akan semakin banyak dan naik lebih banyak lagi. Cegahlah pemanasan global mulai sekarang juga.

contoh gambar global warming
contoh gambar global warming googleonline.wordpress.com

Gambaran ilustrasi ditepian pantai ini memperlihatkan bahwa volume air laut yang mulai menyentuh dararatan rendah akibat dari pemanasan global atau global warming.

Demikianah berbagai macam penjelasan mendalam terkait pemanasan global atau global warming yang marak terjadi pada tahun-tahun belakangan ini. mulai dari dampak pemanasan global, penyebab pemanasan global, cara mengatasi PEMANASAN GLOBAL, gambar-gambar pemanasan global, serta contoh-contoh pemanasan global dan global warming.

Tinggalkan komentar