Variabel Bebas dan Terikat | Kontrol | Contoh | Pengertian | Update 2019

Variabel Bebas dan terikat – Variabel dalam sebuah penelitian merupakan sesuatu yang bisa dievaluasi. Dapat berupa benda2, waktu, kejadian, perasaan atau juga pandangan baru. Sekiranya kita mempelajari perihal seperti apa perasaan orang ketika menonton suatu acara di Televisi.

Variabel independen dan dependen, atau juga disebut variabel bebas dan terikat, adalah dua variabel penelitian yang dapat digunakan peneliti untuk membuat hipotesis. Selain itu, peneliti dapat digunakan untuk membantu mengembangkan teori dan menjelaskan fenomena yang dipelajari.

Baca Juga : Definisi Operasional Variabel Penelitian

Perbedaan antara variabel independen dan variabel dependen terletak pada hubungan antara keduanya. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi. Variabel dependen adalah variabel yang terpengaruh.

Artikel ini akan menjelaskan perbedaan antara variabel bebas dan variabel terikat, dengan contoh. Dalam artikel lain, saya menjelaskan pemahaman variabel penelitian dan jenisnya dalam studi sosial. Artikel ini akan fokus pada perbedaan.

Terdapat dua buah variabel kunci dalam tiap-tiap eksperimennya, 2 tsb yakni merupakan variabel independen/bebas juga variabel dependen/terikat. Variabel bebas yaitu adalah variabel yang dimana perubahannya tak diberi pengaruh oleh variabel lain dalam eksperimen.

Untuk memperluas pemahaman kita seputar variabel bebas, tulisan ini akan mengulas seputar pengertian, ciri, cara pembuatan, dan contoh variabel beebas.

Pengertian Variabel Bebas, Terikat, dan Kontrol

contoh variabel bebas

Variabel bebas yakni merupakan faktorr atau suatu fennomena yang mengakibatkan faktorr atau fennomena terkait lain yang disebut dgn variabel terikat. Vaariabel bebas dapat disebut juga dengan variabel terkontrol, variabel penjelas, variabel prediktor, variabel stimulasi, variabel elemen, variabel input, atau juga variabel antesenden.

Variabel bebas yaitu adalah variabel yang dimanipulasi untuk memastikan poin dari variabel terikat. Variabel terikat yakni variabel yang dievaluasi dalam sebuah tes atau diukur sekiranya dalam persamaan matematika. Variabell bebaslah yang berperan sebagai input untuk penilaian itu.

Variabel Bebas

Variabel bebas adalah variabel yang mengakibatkan atau memengaruhi unsur-unsur yang dinilai, dimanipulasi atau dipilih oleh peneliti untuk memastikan kekerabatan antara fenomena yang diobservasi atau dipandang.

Variabel bebas adalah penyebab atau yang memberi pengaruh perubahan pada variabel terikat atau yang menyebabkan terjadinya macam bagi variabel terikat. Jikalau variabell bebas berubah, maka variabel terikat juga akan ikut berubah.

Variable bebas juga merupakan variabel yang dimana faktornya dinilai, dimanipulasi, atau juga dipilih oleh para peneliti untuk memastikan hubungannya dengan suatu gejala yang diobservasi.

Contoh Variabel Bebas

1.Contoh bebas yang paling biasa adalah umur dan waktu. Tak ada yang bisa kita lakukan untuk mempercepat atau memperlambat waktu atau menambah atau mengurangi umur.

2. Seorang guru berkeinginan memperbandingkan jumlah siswa yang telat mengenakan baju hitam dengan seluruh siswa yang telat menggunakan warna pink. Dalam hal ini, warna baju yakni variabel bebas, meski perbedaan dalam jumlah siswa yang dikelompokkan menurut warna baju yakni variabel terikat.

3. Dalam tes untuk menguji efek dari beberapa pupuk pada pertumbuhan tumbuhan yang bisa dinilai menurut tinggi tanaman, jumlah buah dan berat rata-rata buah yang diwujudkan. Dalam hal ini, variabel bebasnya adalah jumlah pupuk.

Variabel Terikat

Variabel terikat yakni adalah variabel yang diberi pengaruh oleh variabel bebass. Variabel ini juga akrab dengan nama variabel out put, variabel efek, variabel tergoda dan lain – lain.

Jika dibuktikan dalam bentuk grafik, variabel bebas dan terikat senantiasa berada di daerah yang sama. Hal hal yang demikian akan mempermudah kita untuk bisa mengamati dengan mudah variabel mana yang bebas dan mana yang terikat saat mengamati grafik atau bagan.

Dalam contoh persamaan matematik, variabel bebas senantiasa berada pada sumbu x, atau sumbu horizontal, meski variabel terikat terdapat pada sumbu y, atau sumbu vertikal.

Contoh Variabel Terikat

Umpamanya yaitu dampak jumlah pupuk kepada hasil produksi jagung manis. Dalam hal ini yang berperan sebagai variabel terikat yaitu tanaman.

Variabel Kontrol

Variabel kontrol ialah variabel yang bersifat konstan dan bisa dikontrol. Pada suatu penelitian variabel kontrol berfungsi sebagai pembanding.

Umpamanya yakni akibat jumlah pupuk kepada hasil produksi jagung manis. Dalam penelitian hal yang demikian karenanya yang berperan sebagai variabel kontrolnya merupakan tanah, sinar matahari juga air.

Pengertian Variabel Bebas dan Terikat Menurut Para Ahli

pengertian variabel bebas dan terikat menurut para ahli

Variabel yaitu besaran yang dapat berubah dan berakibat kepada suatu momen ataupun hasil penelitian. Adanya variabel juga ikut serta memudahkan Anda ketika mengkaji suatu situasi sulit.

Variabel juga amat penting diaplikasikan secara khusus pada penelitian sains, salah satunya ialah variabel bebas.

Contoh Variabel Bebas Terikat dan Kontrol Biologi

pengertian variabel bebas terikat kontrol

Berikut ini merupakan ilustrasi tentang contoh untuk memutuskan ketiga variabel tsb didalam suatu penelitian biologi:

Sebuah penelitian dirancang memakai 5 ragam tabung yang isinya bermacam – macam. Tabung 1 cuma ditemui kacang hijau saja, tabung 2 berisikan kapas kering serta kacang hijau yang diletakkan terbuka. Tabung 3 berisi kapas kering, kacang hijau serta tertutup rapat.

Tabung 4 berisi kapas basah, kacang hijau serta tertutup. Tabung 5 isinya kapas basah, biji kacang hijau serta dibiarkan terbuka.

Biji kacang hijau didiamkan dalam 2 hari dengan tujuan supaya Anda bisa melihat pada tabung berapa jumlah kacang hijau bisa tumbuh.

Menurut rancangan penelitian di atas dapat Anda bisa memastikan bahwa variabel bebas dari penelitian tsb ialah tabung 2, 3, 4 juga yang dikasih perlakuan. Perlakuan yang diberi ialah ditutup serta tak ditutup dan keadaan area yang kering serta basah.

Contoh variabel kontrol pada penelitian di atas ialah yang terjadi pada tabung 1. Biji pada tabung kesatu sengaja dijadikan tanpa perlakuan supaya bisa diterapkan untuk pembanding pada tabung lain yang dikasih perlakuan.

Contoh variabel terikat pada penelitian di atas ialah hasil dari biji yang sukses tumbuh menjadi kecambah. Menurut penelitian di atas disimpulkan biji yang tumbuh dengan bagus ialah tabung 5 dengan perlakuan biji ditempatkan pada kapas basah serta terletak pada udara terbuka.

Contoh Variabel Bebas dalam Matematika

Di bidang penelitian matematika, Anda dapat menemukan keberadaan variabel independen dan dependen dalam persamaan matematika. Contohnya adalah sebagai berikut:

Y = 5 + 3x

Dalam persamaan, y digunakan sebagai variabel dependen, karena nilai y tergantung pada nilai x. Semakin besar nilai x, semakin besar nilai y. Sebaliknya, semakin kecil nilai x, semakin kecil nilai y.

Oleh karena itu, variabel dependen dalam matematika dapat diartikan sebagai nilai yang nilainya berubah karena pengaruh perubahan nilai sistem.

Nilai x mempengaruhi nilai y. Oleh karena itu, x bertindak sebagai variabel independen. Dalam hal ini, ia ditafsirkan sebagai input yang bebas untuk mendapatkan nilainya.

Aplikasi sampel digunakan untuk analisis regresi di bidang ilmu statistik. Di dalamnya, hubungan sebab akibat antara satu variabel dan variabel lain dipelajari secara lebih mendalam.

Dalam analisis regresi, sumbu x bertindak sebagai variabel independen dan sumbu y bertindak sebagai variabel dependen. Contohnya adalah studi tentang pengaruh konten NaCl pada konten metabolit sekunder pada daun G. chinensis.

Dalam penelitian ini, variabel independen adalah jumlah atau konsentrasi garam NaCl yang digunakan dalam percobaan. Sebagai variabel dependen, kandungan metabolit sekunder.

Saat membuat peta analisis studi, tingkat NaCl berada pada sumbu x dan konten metabolit sekunder ada pada sumbu y. Menurut regresi linier yang terbentuk, persamaan y = a + bx dapat diatur.

Variabel Bebas dan Terikat dalam Penelitian

pengertian variabel bebas

Contoh pertama merupakan penelitian terkait penentuan bahan -bahan kimia yang penting untuk nutrisi tikus. Menurut inspirasi penelitian hal yang demikian karenanya Anda bisa membuat desain percobaan, adalah dengan memutuskan variabel bebas serta variabel terikat.

Pada penelitian tsb yang berperan penting menjadi variabel bebas merupakan ada tidaknya bahan2 kimia. hal tsb disebabkan perlakuan bahan kimia bisa berimbas kepada pertumbuhan serta perkembangan untuk tikus.

Nantinya Anda bisa memperhatikan beda antara tikus yang dikasih bahan kimia serta yang tak dikasih perlakuan bahan kimia.

Variabel terikat pada penelitian tsb merupakan kesehatan tikus. ini disebabkan Anda bisa melihat kesehatan tikus amat diberi pengaruh oleh nutrisi bahan kimia yang dikasih terhadap tikus.

Penelitian lebih lanjut Anda bisa memaksimalkan variiabel bebas yang diterapkan. Seumpama, yang bertindak sebagai variabel bebas yaitu jumlah bahan kimia yang diberi terhadap tikus. Anda bisa membikin jenis perlakuan jumlah bahan kimia yang diberi terhadap tikus. Meski variabel terikatnya yaitu kesehatan tikus.

Tujuan dilaksanakannya penelitian tsb yaitu untuk mendapatkan data perihal jumlah bahan kimia ideal untuk diberi terhadap tikus sehingga tikus bisa tumbuh juga berkembang dengan bagus.

HUBUNGAN VARIABEL BEBAS DAN VARIABEL TERIKAT

Ada tiga hubungan antara variabel independen dan dependen, yaitu simetri, asimetri, dan hubungan timbal balik. Pertama, hubungan simetris adalah variabel yang tidak dipengaruhi oleh variabel lain.

Kedua, hubungan asimetris, yaitu, satu variabel mempengaruhi variabel lainnya. Yang ketiga adalah hubungan timbal balik, yang merupakan hubungan antara satu variabel dan yang lainnya.

Penting untuk mempelajari hubungan antara dua variabel untuk setiap proses pengakuan yang termasuk dalam kategori variabel independen atau dependen.

Perbedaan antara variabel independen dan variabel dependen adalah bahwa variabel independen dapat memengaruhi perubahan variabel dependen. Variabel dependen itu sendiri adalah variabel output yang dipengaruhi oleh variabel independen.

Variabel dependen tidak dapat dimanipulasi karena Anda harus mengamati perubahan. Sama seperti argumen yang bisa dimanipulasi.

Anda dapat melihat contoh-contoh penelitian eksperimental dalam pendidikan. Anda dapat menggunakan metode sebagai variabel terpisah untuk mengajar. Namun, dalam studi non-eksperimental, variabel independen logis dan mempengaruhi variabel dependen.

Perbedaan Antara Variabel Bebas dan Terikat

variabel bebas dan terikat

Untuk membeberkan beda antara variabell bebas dan terikat gampang saja. Di atas tadi seperti yg telah diterangkan bahwasannya variaabel bebas atau variabel independen yakni variabel yang memberi pengaruh variabel terikat atau variabel dependen. Bisa disimpulan, variabeel bebas yakni variabel yang memberi pengaruh.

Mencari Tahu mana variabel bebas juga mana variabel terikat tidak sesulit yang kita pikirkan. 1, pembaca diperlukan mengidentifikasi dahulu penelitiannya seputar apa.

Atau apabila berharap lebih terperinci, indetifikasi dahulu pertanyaan penelitiannya sperti apa. Pembaca juga dapat mendeteksi tipe variabel melewati hipotesis yang dirumuskannya.

Untuk contohnya, penelitian seputar akibat status perkawinan kepada tingkat kepercayaan diri orang. Variabel bebasnya yakni status perkawinan. Meski variabel terikatnya yakni tingkat kepercayaan diri.

Baca Juga :

Contoh lainnya adalah, penelitian terkait tentang dampak umur pernikahan kepada resiko perceraian. Karenanya, vaariabel bebasnya umur pernikahan. Walaupun variabel terikatnya resiko perceraian. Variabel bebas akan selalu menjadi variabel yang memberi pengaruh variabel terikat, itu sebagai kuncinya.

Sejauh ini, saya sudah mencari secara singkat disertai contoh beda antara vaariabel bebas dan terikat. Sudah diceritakan di permulaan bahwa mengenal ringkasan permasalahan atau pertanyaan penelitian yakni cara mudah untuk mendapatkan mana variabel bebaas, mana yang terikat.

Karena, kita belum pasti dapat mengidentifikasi variasi variabel cuma dengan mendapatkan topik penelitiannya saja. Contoh, penelitian perihal relasi antara tingkat pengajaran dengan pendapatan seseorang.

Kedua variabel hal yang demikian dapat jadi variabel dependen atau independen. Supaya dapat mendeteksinya, kita perlu mengenal ikhtisar masalahnya.

Cara Menentukan Variabel Bebas dan Terikat dengan Hipotesis

variabel bebas terikat dan kontrol

Untuk contoh, suatu hipotesis berbunyi: ”Adanya dampak yang signifikan antara tingkat kepadatan penduduk serta tingkat stress seseorang”. diantaranya mana yang jadi variabel bebas? Dari contoh diatass tadi, tentunya kepadatan penduduk jadi variabel bebassnya.

Contoh yang lain, hipotesis berbunyi: pelajar muda yang merupakan kelas menengah atas cenderung mendapatkan peluang untuk memperoleh pengajaran yang lebih pantas.

Peluang kuliah ini mereka pakai untuk mentukan profesi apa yang layak dengan passionnya. Tingkat ajar yang bagus juga membuka peluangnya untuk mampu memilih profesi secara lebih luas.

Sehingga pelajar muda kelas menengah atas mendapatkan alternatif atas macam profesi yang lebih beragam diperbandingkan dengan pelajar muda kelas bawah, sesudah skill serta keterampilan yang dimiliki dipegang.

Apa yang menjadi hipotesis bebasnya? serta apa hipotesis terikatnya? Hipotesis di atas yakni asumsi sementara yang belum dibuktikan. Melainkan kita dapat mengetahui ragam variabelnya.

Penelitian itu yakni penelitian seputar siswa muda dan varian profesi menurut sosio-ekonominya. Simpulan sementaranya bagus, siswa muda kelas menengah atas memperoleh opsi atas ragam profesi yang lebih bermacam dibandingkan siswa muda kelas bawah.

Cara Membuat Variabel Bebas

variabel bebas

Variiabel bebas ialah dugaan yang merubah urutan untuk mengukur pengaruhnya kepada variabel terikat (hasil). Dapat kita simpulan, variabel bebas yakni merupakan input dan variabel terikat merupakan outputnya.

Variabel bebas merupakan suatu “sebab”, atau seragam “perlakuan” atau keadaan yang berbuat pada obyek. Peneliti memilih skor (tingkatan, jumlah, juga lainnya) dari “perlakuan” yang didapat dari obyek yang diteliti. Peneliti memilih obyek mana yang mendapatkan “perlakuan” serta mana yang tak dapat.

Tidak perlu merasa buruk bila kita kebingungan dalam mempertimbangkan variabel bebaas dan variabel terikat pada penelitian ilmu sosial dan perilaku. Namun, perlu bagi kita semua untuk mengerti perbedaan antara variabel beebas dan variabel terikat sebab membingkai penelitian.

Mengaplikasikan variabel-variabel tsb yaitu pendekatan umum untuk bisa mengontrol faktor-faktor penelitian ilmu sosial supaya memperoleh hasil yang relevan serta bermakna. Secara, perlu untuk dua alasan dibawah ini ialah:

  • Kita perlu pahan dan bisa menilai penggunaan variabel hal yang demikian dalam penelitian orang lain.
  • Kita perlu mengaplikasikannya dengan baik dalam penelitian kita.

Variabel penelitian cuma merujuk pada seseorang, daerah, benda, ataupun venomena yang akan kita coba ukur untuk sebagian sistem.

Sistem terbaik untuk bisa mengerti perbedaan antara variabell bebas dan terikat yaitu memahami terkait pengertian masing-masing tersirat pada kata2 yang memberikan informasi seputar variabel yang kita pakai.

Masukkan nama2 variabel yang kita pakai pada kalimat menggunakan sistem yang paling masuk nalar. Ini akan menolong kita mendapatkan tiap-tiap variasi variabel.

Hasil percobaan tes dari seorang guru kelas 3 yang bernama Jane Elliott yang memisahkan kelasnyaa jadi dua buah kelompok, dua kelompok tsb yakni para pelajar bermata biru dan bermata coklat.

Ia memberi para pelajar bermata biru hak istimewa tambahan dan menekankan alangkah superior mereka kepada mata coklat, yang kini menjadi “klasifikasi minoritas.”

Hasilnya, para pelajar bermata cokelat mendapatkan penurunan kepercayaan diri, daya kerja akademik dan peningkatan bullying. Tetapi, saat ia kemudian memberi label klasifikasi mata biru sebagai inferior, efek hal yang demikian menampilkan situasi yang sebaliknya.

Dalam perihal ini, variabel bebasnya yaitu status klasifikasi, merupakan apakah para pelajar berada dalam klasifikasi istimewa atau tak. Ini mempunyai beraneka efek yang bisa dilihat pada para pelajar.

perlu digaris bawahi bahwa warna mata para pelajar bukanlah variabel bebasnya. Warna mata yaitu alternatif acak yang dijadikan oleh guru agar menarik kesejajaran didalam hal rasisme juga prasangka.

Tinggalkan komentar