32+ Contoh Teks Anekdot Singkat, Lucu, Pengertian dan Strukturnya

CONTOH TEKS ANEKDOT – Apa sih pengertian dari teks anekdot itu? Kemungkinan dari kita telah pernah terlintas kata anekdot melainkan masih belum ngerti nih dengan definisinya. Poinnya teks anekdot benar-benar terkait dengan yang namanya lucu serta sindiran.

Di tulisan ini kita akan membahas tentang pengertian teks anekdot struktur anekdot kaidah teks anekdot sampai ciri ciri teks anekdot Tak cuma itu saja supaya membikin kita gampang dalam memahami apa itu teks anekdot nantinya kita sekalian membagikan sejumlah teks anekdot lucu dengan strukturnya.

Baiklah berikut ini materi lengkapnya tentang teladan teks anekdot.

Pengertian Teks Anekdot

teks anekdot

Teks anekdot ialah sebuah cerita pendek yang mempunyai ciri khas ialah lucu melainkan dibalik kelucuannya tersebut terdapat kritikan serta sindiran.

Pada biasanya sindiran dan kritikan yang ada pada teks anekdot ialah berupa sesuatu yang ada hubungannya dengan layanan publik di bidang sosial lingkungan politik serta sosial.

Teks anekdot sendiri ialah sebuah cerita yang berdurasi singkat melainkan lucu dan tentunya dapat menghibur dan berasal dari pengalaman dan kisah riil hidup seseorang.

Ciri ciri Teks Anekdot

struktur anekdot

adapun ciri ciri teks anekdot ialah sebagaimana berikut ini :

1. Lazimnya menonjolkan karakter binatang dan teladan manusia.

2. Sifatnya ialah humoris.

3. Formatnya ialah sindiran.

4. Dialamatkan terhadap orang orang penting misalnya ialah pejabat.

5. Berkaitan dengan kenyataan atau realitas, meskipun anekdot apabila dibandingkan dengan perumpaan mempunyai perbedaan.

6. Lebih mirip dengan perumpamaan mengenai dongeng.

Struktur Teks Anekdot

kaidah teks

Seperti halnya dengan variasi teks yang lain, teks anekdot sama sama mempunyai struktur. Di bawah ini beberapa keterangan tentang struktur teks anekdot :

Abstraksi ialah bagian teks anekdot yang lokasinya berada di awal alinea yang mempunyai fungsi untuk mendeskripsikan secara jelas mengenai isi teks anekdot.

Orientasi struktur teks anekdot yang memberikan ilustrasi kondisi dan kondisi yang berlangsung di awal cerita

Event ialah keterangan dan penjelasan masing masing susunan sebuah cerita yang sedang berlangsung.

Krisis ialah permasalahan utama dari sebuah teks anekdot

Respons ialah sistem dan solusi dalam menyelesaikan sebuah permasalahan yang muncul dari bagian krisis tersebut

Koda ialah suasana yang berubah dari masing masing tokoh dan kondisi secara keseluruhan.

Re-Orientasi ialah sebuah tahap akhir atau penutup teks anekdot.

Kaidah Teks Anekdot

contoh anekdot

Dibawah ini ialah beberapa kaidah bahasa yang ada pada teks anekdot sebagaimana penjelasan di bawah ini :

1. Menggunakan waktu lampau

2. Terdapat konjugasi atau awam kita kenal kata penghubung

3. Adanya kalimat perintah

4. Menggunakan kata kata pernyataan rotoris

5. Terdapat kata kerja

6. Menggunakan kalimat seru

Contoh Teks Anekdot Singkat

contoh anekdot

Anekdot Kesetrika

anekdot lucu

di suatu pagi yang masih cemerlang, muncul sesosok laki-laki yang sedang ke rumah sakit sebab kedua buah telinganya lagi kena luka bakar.

Doker : looh ada apa yang terjadi dengan alat pendengaran anda pak?

Pasien : demikian ini dokter ceritanya, sebelumnya aku lagi menyetrika pakaian nah ketika aku lagi menyetrika pakaian secara mendadak telpon aku bunyi dan mendering. Karena reflek akibatnya ketika ketika itu aku lagi mengendalikan setrika langsung saja aku tempelkan ke alat pendengaran kiri aku dok.

Dokter : oh demikian itu toh ceritanya aku mengerti keluhan bapak kemudian untuk alat pendengaran bapak yang sebelah kanan itu apa yang terjadi?

Pasien : Nah ini ia masalahnya dokter, si tolol tersebut kembali menelpon.

Bagian-Bagian Struktur dari Teks Anekdot Kesetrika :

Abstraksi : Di suatu pagi yang cemerlang

Orientasi : muncul sesosok laki-laki yang sedang ke rumah sakit sebab kedua buah telinganya lagi kena luka bakar.

Krisis : demikian ini dokter ceritanya sebelumnya aku lagi menyetrika pakaian, nah ketika aku lagi menyetrika pakaian secara mendadak telpon aku bunyi dan mendering. Karena reflek akibatnya ketika ketika itu aku lagi mengendalikan setrika langsung saja aku tempelkan ke alat pendengaran kiri aku dok

Respons : oh demikian itu toh ceritanya aku mengerti keluhan bapak kemudian untuk alat pendengaran bapak yang sebelah kanan itu apa yang terjadi?

Koda : Nah ini ia masalahnya dokter si tolol tersebut kembali menelpon.

Contoh Teks Anekdot Lucu

anekdot kocak

Di suatu hari datang tukang roti yang lewat depan rumah kemudian teman ane si enggal memanggil ia. Tak lama datanglah tukang roti itu mendekati kita yang sedang istrirahat santai di taman depan rumah.

Enggar : Adanya Roti variasi apa saja bang ?

Tukang Roti : Dapat beraneka maca, dek.

Enggar : Terus bang, roti ini apa yah rasanya ?

Tukang Roti : Roti ini cokelat dek rasanya.

Enggar : Kalo roti ini rasa apa bang ?

Tukang Roti : roti rasa strawberry dek.

Enggar : kalo ini rasa apa bang ?

Tukang Roti : ini rasa nanas dek.

Enggar : Loh, terus mana rotinya bang ? sejak tadi mulu bicaranya buah-buahan terus ? memangnya abang jual apa sih, roti atau buah ? Sekiranya kaya demikian ini ane gak jadi jadi beli bang

Tukang Roti : *Tenang*

Dalam sekejab si tukang jual roti tersebut pingsan mendadak.

Struktur Bagian-Bagian dari Teks Anekdot berjudul Tukang Roti :

  • Abstraksi : Di suatu hari datang tukang roti yang lewat depan rumah
  • Orientasi : kemudian teman ane si enggal memanggil ia
  • Krisis : Loh terus mana rotinya bang ? sejak tadi mulu bicaranya buah-buahan terus ? memangnya abang jual apa sih, roti atau buah ? Sekiranya kaya demikian ini ane gak jadi jadi beli bang”
  • Respons : Tenang
  • Koda : Dalam sekejab si tukang jual roti tersebut pingsan mendadak.

Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya

teks anekdot unik

Beo Bandel

Citra Sassi dan Shafira saling bertetangga dan sering kali bersama-sama berangkat menuju kantor. Untuk hingga jalan raya agar dapat naik kendaraan biasa mereka diwajibkan lewat suatu gang yang diantara rumah hal yang demikian terdapat peliharaan burung beo.

Setiap kali tiga perempuan hal yang demikian lewat depan rumah orang yang mempunyai peliharaan beo senantiasa saja si burung beo bilang tiga warna. Sassi mulai merasa curiga bila burung beo hal yang demikian sudah tahu akan warna celana dalam mereka bertiga.

Untuk menentukan hal hal yang demikian betul atau tak mereka mengadakan kesepakatan buat mengenakan warna celana dalam yang sama.

Di esok harinya mereka kembali lewat gang hal yang demikian si beo mengucapkan Hitam hitam hitam. Ketiga perempuan itu terpukau terpukau dan tercengang. Di hari berikutnya secara pas juga si beo mampu menebak warna celana dalam mereka seraya mengatakan Pink pink pink.

Citra mempunyai siasat yang agak konyol. Bagaimana bila besok kita tak sama sekali mengenakan celana dalam ? Coba Akan berkata apa si beo usil itu ? Di esok harinya dikala mereka lewat kembali si beo di dalam sangkarnya hal yang demikian mondar-mandir kayak linglung.

Citra dan sahabat-sahabatnya hal yang demikian mulai mengakak karena dapat ngerjain burung beo yang menyukai usli hal yang demikian. Namun mengakak mereka tak seketika lama karena si beo bilang lurus lurus keriting.

Beo Nakal

Citra Sassi dan Shafira saling bertetangga dan sering kali bersama-sama berangkat menuju kantor. Untuk sampai jalan raya agar bisa naik kendaraan biasa mereka diwajibkan lewat suatu gang yang diantara rumah tersebut terdapat peliharaan burung beo.

Tiap kali tiga perempuan tersebut lewat depan rumah orang yang mempunyai peliharaan beo selalu saja si burung beo bilang tiga warna. Sassi mulai merasa curiga bila burung beo tersebut telah tahu akan warna celana dalam mereka bertiga.

Untuk memastikan hal tersebut betul atau tidak mereka mengadakan kesepakatan buat mengenakan warna celana dalam yang sama.

Di esok harinya mereka kembali lewat gang tersebut si beo menyuarakan Hitam hitam hitam. Ketiga perempuan itu kagum kagum dan tercengang. Di hari selanjutnya secara pas juga si beo mampu menebak warna celana dalam mereka seraya mengatakan Pink pink pink.

Citra mempunyai siasat yang agak konyol. Bagaimana bila besok kita tidak sama sekali mengenakan celana dalam ? Coba Akan berkata apa si beo usil itu ? Di esok harinya dikala mereka lewat kembali si beo di dalam sangkarnya tersebut mondar-mandir kayak linglung.

Citra dan teman-sahabatnya tersebut mulai tertawa karena bisa ngerjain burung beo yang menyukai usli tersebut. Melainkan tertawa mereka tidak lantas lama karena si beo bilang lurus lurus keriting.

Cerita tentang Curi Sandal

anekdot hukum

Abstraksi

Di suatu pagi Angga lagi asyik menyantap soto di warung makan unggulannya. Seusai merasa kembung Angga lantas berdiri dan bergegas pulang.

Orientasi

Di tengah tengah berpergian untuk pulang Angga tertimpa petaka berupa kecelakaan karena kena serempet sepeda motor yang lagi ugal-ugalan. Dampak kecelakaan itu walhasil putus sandal Angga.

Secara terpaksa Angga berjalan kaki dengan tidak disertai mengaplikasikan sandal. Dikarenakan jarak rumahnya yang jauh walhasil dia memilih mau berkunjung ke warung terdekat buat membeli sandal. Melainkan, apa buat jumlah uang di dompetnya tidak cukup.

Krisis Ceritanya

Karena jumlah uang tidak cukup Angga walhasil mempunyai niatan buat menggosop sanda di mesjid yang letaknya cuma beberapa meter dari warung sandal tersebut. Angga akan menggosop sandal paling bagus yang terdapat di mesjid tersebut.

Dengan duduk di selasar mesjid dia sambil juga memandang tiap-tiap orang yang akan menjelang ke mesjid. Sehingga nantinya dikala incarannya sedang sibuketika targetnya sibuk beribadah dia lantas mengambil sandal tersebut.

Rupanya aksinya berlangsung dengan tanpa adanya hambatan Angg berhasil mendapatkan sandal yang warnanya hitam dan yaitu sandal yang paling bagus dari mesjid itu. Tidak terduga, si pemilik mengetahui bila Angga telah menggosop sandalnya.

Segera saja secara spontan si empunya berteriak dan mengejar Arya. Malang betul si Angga perutnya yang buncit bikin dia tidak mampu untuk lari cepat. Angga pun walhasil di tangkap dan di bawa ke kantor polisi.

Seusai dilakukan penyelidikan Angga di jatuhi hukuman disertai pasal pencurian lalu kasusnya akan disidangkan satu minggu kembali. Malang banget si Angga, cuma perkara sepele saja bisa bikin dia dibawa di hadapan meja hijau.

Reaksi

Akhirnya tiba juga Model persidangan, Angga berada di bangku tersangka disertai muka yang tertunduk.

Hakim : Baiklah Angga umur 23 tahun telah ternyata ketahuan mencuri sandal yang berharga 30.000 rupiah. Oleh karena itu anda akan dikenai hukuman untuk 5 tahun penjara.

Angga : looh?! Pak, ini tidak adil bagi aku, kenapa hukuman aku sangat lebih berat daripada dengan para koruptor ?

Koda

Lalu hakim menjelaskan ke si Angga, bahwa dia mencuri sendal karenanya dia merugikan seseorang dengan nilai 30.000 rupiah saja. Sementara para koruptor melaksanakan korupsi duit 2 miliar karenanya dia sama saja merugikan 200 juta rakyat Indonesia.

Nah bila dihitung-hitung koruptor cuma bikin rugi 10 rupiah saja masing masing orang. Sehingga kerugian karena aksi yang dilakukan oleh Arya lebih gede diperbandingkan aksi yang dilakukan oleh para koruptor.

Beo Badung

Citra Sassi dan Shafira saling bertetangga dan tak jarang bersama-sama berangkat menuju kantor. Untuk sampai jalan raya agar bisa naik kendaraan lazim mereka diwajibkan via suatu gang yang diantara rumah hal yang demikian terdapat peliharaan burung beo.

Tiap kali tiga perempuan hal yang demikian via depan rumah orang yang mempunyai peliharaan beo selalu saja si burung beo bilang tiga warna. Sassi mulai merasa curiga kalau burung beo hal yang demikian telah tahu akan warna celana dalam mereka bertiga.

Untuk memastikan hal hal yang demikian betul atau tak mereka mengadakan kesepakatan buat mengenakan warna celana dalam yang sama.

Di esok harinya mereka kembali via gang hal yang demikian si beo mengucapkan Hitam hitam hitam. Ketiga perempuan itu terpukau terpukau dan tercengang. Di hari selanjutnya secara tepat juga si beo sanggup menebak warna celana dalam mereka seraya mengatakan Pink pink pink.

Citra mempunyai siasat yang agak konyol. Bagaimana kalau satu hari setelah hari ini kita tak sama sekali mengenakan celana dalam ? Coba Akan berkata apa si beo usil itu ? Di esok harinya ketika mereka via kembali si beo di dalam sangkarnya hal yang demikian mondar-mandir kayak kebingungan.

Citra dan teman-sahabatnya hal yang demikian mulai ngakak karena bisa ngerjain burung beo yang menyenangi usli hal yang demikian. Tapi ngakak mereka tak seketika lama karena si beo bilang lurus lurus keriting.

Figur Teks Anekdot Hukum

cara membuat teks anekdot

Mencuri Sandal

Abstraksi

Di suatu pagi Angga lagi asyik menyantap soto di warung makan unggulannya. Seusai merasa begah Angga seketika berdiri dan bergegas pulang.

Orientasi

Di tengah tengah berpergian untuk pulang Angga tertimpa musibah berupa kecelakaan karena kena serempet sepeda motor yang lagi ugal-ugalan. Akibat kecelakaan itu alhasil putus sandal Angga.

Secara terpaksa Angga berjalan kaki dengan tak disertai menerapkan sandal. Dikarenakan jarak rumahnya yang jauh alhasil dia memilih mau berkunjung ke warung terdekat buat membeli sandal. Tapi, apa buat jumlah uang di dompetnya tak cukup.

Krisis

Karena jumlah uang tak cukup Angga alhasil mempunyai niatan buat menggosop sanda di mesjid yang lokasinya cuma sebagian meter dari warung sandal hal yang demikian. Angga akan menggosop sandal paling bagus yang terdapat di mesjid hal yang demikian.

Dengan duduk di selasar mesjid dia sambil juga memperhatikan tiap-tiap orang yang akan menjelang ke mesjid. Sehingga nantinya ketika incarannya sedang sibuketika sasarannya sibuk beribadah dia seketika mengambil sandal hal yang demikian.

Ternyata aksinya berlangsung dengan tanpa adanya hambatan Angg berhasil mendapat sandal yang warnanya hitam dan adalah sandal yang paling bagus dari mesjid itu. Tak terduga, si pemilik mengetahui kalau Angga telah menggosop sandalnya.

Lantas saja secara spontan si empunya berteriak dan mengejar Arya. Malang betul si Angga perutnya yang buncit bikin dia tak sanggup untuk lari kencang. Angga pun alhasil di tangkap dan di bawa ke kantor polisi.

Seusai dilakukan penyelidikan Angga di jatuhi sanksi disertai pasal pencurian lalu kasusnya akan disidangkan satu pekan kembali. Malang banget si Angga, cuma perkara sepele saja bisa bikin dia dibawa di hadapan meja hijau.

Respon Teks

Hasilnya tiba juga Figur persidangan, Angga berada di kursi tersangka disertai muka yang tertunduk.

Hakim : Baiklah Angga umur 23 tahun telah terbukti ketahuan mencuri sandal yang berharga 30.000 rupiah. Oleh karena itu anda akan dikenai sanksi untuk 5 tahun penjara.

Angga : looh?! Pak, ini tak adil bagi saya, mengapa sanksi saya benar-benar lebih berat daripada dengan para koruptor ?

Koda

Lalu hakim menerangkan ke si Angga, bahwa dia mencuri sendal karenanya dia merugikan seseorang dengan skor 30.000 rupiah saja. Sementara para koruptor mengerjakan korupsi duit 2 miliar karenanya dia sama saja merugikan 200 juta rakyat Indonesia.

Nah kalau dihitung-hitung koruptor cuma bikin rugi 10 rupiah saja masing masing orang. Sehingga kerugian karena aksi yang dilakukan oleh Arya lebih gede dibandingi aksi yang dilakukan oleh para koruptor.

Model Teks Anekdot Regulasi

Mencuri Sandal

Abstraksi

Di suatu pagi Angga lagi asyik menyantap soto di warung makan unggulannya. Seusai merasa begah Angga seketika berdiri dan bergegas pulang.

Orientasi

Di tengah tengah berpergian untuk pulang Angga tertimpa musibah berupa kecelakaan karena kena serempet sepeda motor yang lagi ugal-ugalan. Pengaruh kecelakaan itu kesudahannya putus sandal Angga.

Secara terpaksa Angga berjalan kaki dengan tak disertai menerapkan sandal. Dikarenakan jarak rumahnya yang jauh kesudahannya dia memilih berkeinginan berkunjung ke warung terdekat buat membeli sandal. Namun, apa buat jumlah uang di dompetnya tak cukup.

Krisis

Karena jumlah uang tak cukup Angga kesudahannya mempunyai niatan buat menggosop sanda di mesjid yang lokasinya cuma beberapa meter dari warung sandal hal yang demikian. Angga akan menggosop sandal paling bagus yang terdapat di mesjid hal yang demikian.

Dengan duduk di teras mesjid dia sambil juga memperhatikan tiap-tiap orang yang akan memasuki ke mesjid. Sehingga nantinya dikala incarannya sedang sibuketika sasarannya sibuk beribadah dia seketika mengambil sandal hal yang demikian.

Rupanya aksinya berlangsung dengan tanpa adanya hambatan Angg sukses mendapat sandal yang warnanya hitam dan merupakan sandal yang paling bagus dari mesjid itu. Tak terduga, si pemilik mengenal bila Angga sudah menggosop sandalnya.

Seketika saja secara spontan si empunya berteriak dan mengejar Arya. Malang betul si Angga perutnya yang buncit bikin dia tak mampu untuk lari pesat. Angga malahan kesudahannya di tangkap dan di bawa ke kantor polisi.

Seusai dijalankan penyelidikan Angga di jatuhi hukuman disertai pasal pencurian lalu kasusnya akan disidangkan satu minggu kembali. Malang banget si Angga, cuma perkara remeh saja dapat bikin dia dibawa di hadapan meja hijau.

Reaksi Anekdot

Akibatnya tiba juga Model persidangan, Angga berada di bangku tersangka disertai muka yang tertunduk.

Hakim : Baiklah Angga umur 23 tahun sudah ternyata ketahuan mencuri sandal yang berharga 30.000 rupiah. Oleh karena itu anda akan dikenai hukuman untuk 5 tahun penjara.

Angga : looh?! Pak, ini tak adil bagi aku, kenapa hukuman aku betul-betul lebih berat daripada dengan para koruptor ?

Koda

Lalu hakim membeberkan ke si Angga, bahwa dia mencuri sendal maka dia merugikan seseorang dengan poin 30.000 rupiah saja. Sementara para koruptor melakukan korupsi duit 2 miliar maka dia sama saja merugikan 200 juta rakyat Indonesia.

Nah bila dihitung-hitung koruptor cuma bikin rugi 10 rupiah saja masing masing orang. Sehingga kerugian karena aksi yang dijalankan oleh Arya lebih gede dibandingi aksi yang dijalankan oleh para koruptor.

Model Teks Anekdot Kesehatan

macam-macam anekdot

Abstraksi

Pada suatu hari di bulan puasa sesosok kakek hidup bersama dengan cucunya yang lagi asyik memperhatikan TV.

Orientasi

Seperti biasa si kakek lagi menonton acara kesukaannya merupakan Ganteng Ganteng Serigala. Di tiap-tiap dua puluh menit sekali senantiasa terdapat iklan salah satu iklan yang muncul merupakan iklan obat sakit kepala. Pada Iklan hal yang demikian membeberkan bila obat hal yang demikian dapat diminum kapan saja.

Krisis

Lagi asyik-asyiknya memperhatikan TV mendadak ada rasa sakit di kepala si kakek hal yang demikian. Si kakek kemudian manggil cucunya yang sedang asyik main di kamar agar membelikannya obat sakit kepala.

seusai cucunya tiba di rumah seketika saja kakek minum obat hal yang demikian.

Reaksi

Si cucu yang memperhatikan kejadian hal yang demikian kemudian bertanya terhadap si kakek Kakek kan lagi puasa kenapa minum obat ?

Koda

Dengan tak ragu-ragu dan seperti tak merasa berdosa Sang kakek malahan menjawab Itulah hebatnya bodrex cu, dapat diminum kapan saja !.

Model Teks Anekdot Politik

anekdot

Abstraksi

Dua orang kader parpol panggil aja namanya Angga dan Abdillah. Mereka sama-sama berkeinginan mencalonkan diri menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Sekiranya.

Orientasi

Seusai memberikan berkas pencalonannya ke KPU di zonanya Angga dan Abdillah malahan berbincang bincang disertai dengan menyeruput kopi di kantin gedung itu. Mereka tampak sedang melakukan perbincangan yang seru.

Krisis

Angga: Di, di negara kita ini beberapa besar politisi sudah banyak yang kaya raya!

Abdillah : Itu problem hal yang demikian aku malahan juga sudah tahu, Ngga!

Angga : Reaksi kayanya mereka, mereka malahan mampu mempunyai pakaian paling mahal di Indonesia.

Abdillah : Looh, maksud kau apa itu pakaian termahal ?

Angga : Yaah, apalagi bila bukan pakaian tahanan KPK.

Reaksi

Abdillah : Loh, kok pakaian tahanan KPK sih ? (Model)

Arya : Ya iya dong, coba saja kau pikir, seorang politisi sekurangnya-kurangnya perlu mencuri uang negara 1 milyar khususnya dahulu, baru dapat mengenakan pakaian hal yang demikian.

Abdillah : Owh, maksud kau gitu toh, baru dong aku.

Koda

Mereka lalu memesan kopi lagi disertai mengingat kembali sahabat-sahabat mereka yang sudah mampu untuk menerapkan pakaian termahal hal yang demikian.

Model Teks Anekdot Pendidikan

contoh teks anekdot

Di suatu hari, di suatu sekolah lebih tepatnya di dalam kelas, ada sesosok guru yang lagi mengabsen buah hati-buah hati muridnya sebelum mengawali pembelajaran.

Guru : Septi ?

Dina : Hadir bu!

Guru : Agung?

Dina : Tak tahu bu paling Doni masih berada di luar kelas bu!

Tak lama kemudian datanglah Doni masuk ke dalam kelas

Doni : Kamu izin bu, apakah boleh aku masuk kelas ?

Guru : Saya habis dari mana saja Doni ?

Doni : Seluruh Baru saja membeli makanan di luar sekolah bu

Guru : Looh kita kan mempunyai kantin sendiri. Terus ngapaian kau perlu kesana ?

Doni : Iya bu namun kantinnya mirip gudang sudah kotor dan kecil betul-betul.

Kamu murid malahan kesudahannya mengakak menyimak perkataan Doni hal yang demikian

Guru : Saya itu mendingan di sekolah ini mempunyai kantin namun kau ada betulnya juga sih. Karena memang kantin di sekolahan kita agak kurang sadar seputar menjaga kebersihannya.

Mendengar problem hal yang demikian kelas kembali lagi ke aktifitas belajar mendidik dan lalu ibu guru bikin jadwal piket buat kantin dan minta kepala sekolah agar mengkoreksi kantin hal yang demikian.

Figur Teks Anekdot Bahasa Jawa

teks anekdot lucu

Mboten Ngertos

Ada dua sosok pemuda asal Sumatera yang sedang melaksanakan perantauan menuju Pulau Jawa. Mereka berdua ialah Angga dan Shafira. Angga mengerti betul bahasa Jawa dan Shafira sama sekali mengerti bahasa Jawa.

Di suatu hari mereka jalan jalan disekeliling rumah kontrakan mereka.

Shafira : Wow, Menawan sekali rumahnya besar bertingkat juga. Siapa gerangan yang punya rumah ini ?

Angga : Mboten Ngertos

Shafira : Oohh … punya dia mboten ngertos

Shafira melihat mobil-mobil yang berbaris dan terparkir di depan sebuah gedung besar kemudian dia bertanya kembali ke Angga.

Shafira : Wah bila mobil mewah hal yang demikian milik siapa ? banyak betul-betul mobilnya.

Angga : Mboten ngertos

Shafira : Mboten ngertos hebat banget yah, bila semacam itu saya berharap ah mencari ilmu dengan mboten ngertos saja.

Tak lama hanya sebagian menit, lalu mereka berjalan ke arah gang kecil dan mendapati keramaian.

Shafira : Siapa yang meninggal Ngga ?

Angga : Mboten ngertos.

Shafira :Yak, bila semacam itu saya gak jadi deh mencari ilmu ke mboten ngertos dong

Akibatnya mereka berdua balik pulang ke rumah dan Arya malah memberitahukan akan arti sebetulnya mboten ngertos. Saat tahu artinya mereka malah mengakak bersama-sama.

Figur Cerita Anekdot Singkat Perihal Sedekah

anekdot kocak

Dikisahkan pada suatu cerita seorang tukang minta-minta tua yang lagi minta sedekah ke seorang buah hati muda anggap saja seorang mahasiswa.

Minta-minta : Mas bapak minta sedekahnya …

Mahasiswa : (Dengan menggigit HP kemudian dia membuka dompet dan mengambil uang 10 ribuan) ini pak kembaliin 5 ribu yah pak.

Minta-minta : Ini mas kembaliannya dengan menjulurkan mangkuk yang isinya uang.

Mahasiswa : Loh pak kok ini duitnya 7 ribu ?

Minta-minta : Tak apa apa mas itung-itung saya juga sedekah ke mas

Figur Cerita Anekdot Lucu

teks anekdot

Disebutkan ada sebuah keluarga yang bersuka ria dan di dalam keluarga hal yang demikian terdapat sepasang kaka beradik yang pergi hendak berkebun tapi tiba-tiba mereka dengan terburu-buru pulang rumah.

Kakak : Ma bantu ini darurat adik tertelan kecoa mahh !!

Mamah : Astaga kok bisa terjadi sih kak !! Bagaimana kronologinya? Langsung kau panggil ayah supaya ayah membawa dokter ke sini.

Kakak : Oh bila gitu tambah jadi problem lagi bu tunggu sejenak saja kecoanya mati karena kakak udah kasih adik racun serangga tadi

Figur ada si adik malah wafat kelles wkwk …

Figur Cerita Anekdot Pendek

kaidah teks

Di suatu hari yang cemerlang karena mumpung sedang terang mataharinya ada percakapan yang tidak terlalung penting antar guru dengan muridnya.

Murid : Ibuuuu guru bu guru dibiarkan tidak yah di undang-undang karena perbuatan yang belum dikerjakannya?

Ibu Guru : Iya tidak boleh loh nak seseorang itu baru bisa diberi hukuman bila dia telah melaksanakan kekeliruan.

Murid : Terima kasih banget saya belum menuntaskan PR soalnya buuu

Ibu Guru : O000… dasar murid Ed****!

Dalam keseharian acap kali kali kita menemukan cerita-cerita lucu atau guyonan yang isinya menyindir atau mengkritisi berita-berita yang tengah hangat di masyarakat seperti carut-marut politik di negeri ini kebijakan pendidikan dan lain sebagainya. Cerita-cerita di atas bisa jadi ialah sebagian contoh karangan yang termasuk teks anekdot.

apa yang dimaksud dengan teks anekdot itu? Untuk menjawab pertanyaan hal yang demikian berikut ini kami berikan ulasan seputar pengertian ciri-ciri kaidah penulisan dan struktur teks anekdot beserta umpamanya.

Susunan Teks Anekdot

contoh anekdot

Secara singkat teks anekdot dapat diartikan sebagai cerita pendek yang bersifat lucu yang ditulis sebagai bentuk kritikan kepada suatu fenomena di masyarakat. Walaupun menurut KBBI anekdot didefinisikan sebagai cerita singkat yang menarik sebab lucu dan mengesankan umumnya mengenai orang penting atau terkenal dan menurut kejadian yang sesungguhnya.

Teks anekdot yakni suatu karangan atau cerita menurut kejadian yang benar-benar terjadi di kehidupan riil yang ditulis secara singkat dan mengandung unsur humor atau kelucuan di dalamnya.

Walaupun mengandung unsur humor atau kelucuan yang bertujuan membangkitkan tawa pembaca melainkan tujuan utama penulisan teks anekdot yakni untuk mengkritisi menyindir maupun mengungkapkan kebenaran dibalik suatu kejadian yang tengah terjadi di masyarakat. Teks anekdot tak memiliki batasan topik.

Penulis dibebaskan dalam memilih topik seperti politik kesehatan pendidikan dan lain-lain. Umumnya teks anekdot menonjolkan tokoh penting atau terkenal didalamnya supaya lebih menarik perhatian pembacanya.

Karakteristik Teks Anekdot

Untuk membedakannya dengan karangan atau cerita lain teks anekdot memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Berkisah tentang hal-hal yang bersifat humor atau lelucon.
  • Secara biasa menceritakan tentang manusia maupun hewan.
  • Disampaikan dalam bentuk menyerupai dongeng.
  • Faktual topik yang dibicarakan pernah atau tengah terjadi di masyarakat.
  • Umumnya menonjolkan tokoh penting atau terkenal untuk menarik perhatian pembaca
  • Bertujuan untuk mengkritisi suatu fenomena atau kejadian atau tokoh. Teks anekdot seringkali dimanfaatkan sebagai media
  • mengkritisi layanan publik di bidang politik sosial ekonomi sosial kultur pertahanan dan keamanan (poleksosbudhankam).

Struktur Penulisan Teks Anekdot

Dalam penulisannya teks anekdot memiliki struktur-struktur yang membangun keseluruhan teks. Secara biasa struktur teks anekdot dibagi menjadi Abstraksi, Orientasi Event Krisis Tanggapan dan Koda. Untuk mengetahui komponen-komponen struktur secara lebih mendalam satu per satu berikut review struktur teks anekdot:

Abstraksi: Komponen ini terletak pada komponen awal teks anekdot. Isinya berupa ilustrasi biasa tentang isi dari teks anekdot yang ditulis.

Orientasi: Komponen kedua dari teks anekdot ini yakni pengantar dari teks anekdot yang ditulis. Komponen ini berisi tentang awal mula maupun hal-hal yang melatarbelakangi momen atau kejadian di dalam teks anekdot yang ditulis.

Event: Komponen ini merangkum rangkaian momen atau kejadian yang terjadi dalam teks anekdot yang ditulis.

Krisis: Pada komponen ini keadaan sulit yang menjadi sorotan utama teks anekdot ditimbulkan.

Tanggapan: Komponen ini berisikan langkah-langkah penyelesaian dari keadaan sulit yang muncul pada komponen kritis.

Koda: Komponen ini yakni komponen akhir dari suatu teks anekdot. Pada komponen ini terdapat rumusan dari cerita maupun fenomena yang dibahas dalam suatu teks anekdot.
Kaidah Bahasa Teks Anekdot

Seperti halnya jenis-jenis karangan lain dalam Bahasa Indonesia teks anekdot juga memiliki beberapa kaidah kebahasaan tersendiri. Berikut beberapa kaidah kebahasaan yang menjadi pakem dalam menulis teks anekdot:

  • Menggunakan kata keterangan waktu lampau, seperti pada suatu hari; di suatu pagi yang cemerlang; dan lain-lain.
  • Menggunakan konjungsi atau kata penghubung, seperti kemudian lalu sebab-pengaruh oleh sebab itu dan lain-lain.
  • Menggunakan penggunaan kata kerja seperti pergi pulang jalan dan lain-lain.
  • Momen atau cerita dipersembahkan secara kronologis atau urut menurut kejadian waktu.
  • Menggunakan jenis pertanyaan retotik yakni jenis pertanyaan yang tak memerlukan jawaban. Pertanyaan ini dipakai untuk menimbulkan efek sindiran halus.

Langkah-langkah Menulis Teks Anekdot

Sebelum mengawali menulis teks anekdot berikut beberapa sistem mudah yang patut diketahui dalam menulis teks anekdot:

Tentukan topik dari teks yang akan ditulis. Topik dapat menurut kejadian orisinil daya pikir maupun gabungan dari keduanya.
Tentukan tujuan dari teks yang akan ditulis. Penentuan tujuan ini berguna supaya cerita yang ditulis nantinya tepat sasaran dan tak terlalu bertele-tele.

Mengumpulkan bahan penulisan. Bahan penulisan dapat diperoleh dengan mengamati kejadian-kejadian di lingkungan sekitar. Selain itu bahan penulisan dapat digali dari daya pikir penulis. Dalam membuat bahan penulisan penulis dapat menambahkan kekerabatan sebab-pengaruh suatu keadaan sulit yang mengandung unsur humor di dalamnya.

Membentuk kerangka karangan. Sesudah topik tujuan dan bahan telah terkumpul hal yang berikutnya dilakukan yakni membangun kerangka karangan dan menyusunnya menjadi suatu cerita yang utuh.

1. Figur Anekdot Presiden Indonesia Edan

Suatu waktu dalam kunjungannya ke Amerika Serikat Presiden Indonesia keempat terlibat obrolan ringan dengan Presiden Amerika di Gedung Putih. Presiden Indonesia kemudian bercerita tentang presiden-presiden yang pernah menjabat di Indonesia.
Presiden-presiden di Indonesia itu sinting segala. celetuk Sang Presiden RI.

Mengapa Anda bicara seperti itu? Bisa tolong Anda jelaskan. Sang Presiden AS bertanya tak paham.
Ya presiden pertama kami sinting wanita. Kemudian presiden kedua sinting harta. Lalu presiden yang menjabat sebelum aku dia sinting teknologi.

Lalu bagaimana dengan Anda sendiri yang menjabat sebagai presiden ketika ini?, Presiden AS bertanya.
Presiden RI pun menjawab sembari tertawa, Bila sekarang, yang sinting ya yang milih aku

2. model Anekdot Bodrex

Suatu hari di bulan puasa seorang kakek tiba-tiba merasa pusing di kepalanya. Sang kakek pun langsung meminum obat Bodrex yang ada di lemari untuk meredakan sakit kepalanya. Cucunya yang mengamati kejadian hal yang demikian kemudian bertanya, Kakek kan sedang puasa kenapa kakek pun minum obat?. Dengan tampang tak berdosa sang kakek menjawab sekenanya, Itukan obat Bodrex dapat diminum kapan aja.

Cerita di atas yakni model teks anekdot. Teks anekdot ini mencoba membahas tentang tagline dari salah satu merek obat Bodrex. Tagline Bisa diminum kapan saja sesungguhnya memiliki arti obat ini dapat diminum sebelum maupun setelah makan. Melainkan, pada teks itu sengaja disalahtafsirkan untuk menonjolkan unsur humor di dalamnya.

3. Sekolah Bertarif Internasional

Di sebuah sekolah kelihatan seorang guru tengah mendidik di sebuah ruang kelas. Sofa yakni salah satu murid di kelas hal yang demikian. Sebelum mengakhiri pelajaran ibu guru akan memberikan sedikit pengumuman.”, sontak terdengar riuh petunjuk protes dari murid-murid.

Tenang-tenang!, sang guru kembali mengambil alih keadaan. Ada isu bahagia mulai pelajaran tahun depan sekolah kita akan menjadi SBI.. Kelas pun kembali riuh setelah mendengar pengumuman dari sang guru.

Berarti sekolah kita bakal jadi sekolah bertaraf internasional, Bu?, tanya seorang murid.

Benar sekali. Seiring meningkatnya taraf sekolah kita, kita juga patut mempersiapkan hal-hal untuk meningkatkan kapabilitas kita, bagus itu dari staf pengajar maupun dari siswa-siswinya. Kira-kira menurut kalian apa saja yang patut kita persiapkan?, sang guru melemparkan pertanyaan ke murid-muridnya.

Kemampuan bahasa Inggris, Bu. Karena bila sekolah kita menjadi SBI, maka bahasa pengantar sehari-harinya menjadi bahasa Inggris, Bu., sahut salah seorang murid.

Ya, benar sekali. Ada lagi yang menambahkan?

Harus nyiapin uang lebih banyak, Bu.”, celetuk Sofa dari baris belakang.

Apa maksud kamu, Sofa?, sang guru heran dengan jawaban muridnya.

Ya iya Bu. Kita patut mempersiapkan uang upah lebih banyak. Karena bila sekolah kita jadi SBI bukan hanya tarafnya yang internasional melainkan tarifnya juga internasional.

Tawa pun pecah di segala ruang kelas sang guru pun hanya dapat menggelengkan kepala merespons jawaban salah satu muridnya.

Cerita di atas yakni salah satu model teks anekdot. Teks anekdot hal yang demikian mencoba mengkritisi kebijakan sekolah bertaraf internasional yang beberapa waktu lalu sempat dipakai di beberapa sekolah di dalam negeri.

Kebijakan hal yang demikian menjadi polemik sebab dianggap membeda-bedakan kelas antar satu kategori murid dengan yang lainnya. Selain itu kebijakan sekolah bertaraf internasional juga dianggap sebagai gelanggang untuk meminta upah yang lebih tinggi dari para wali murid

4. Anekdot Ujung – Ujungnya Duit

Di suatu kelas tengah berlangsung pelajaran Pengajaran Kewarganegaraan. Kelihatan sang guru tengah membeberkan dengan motivasi.
Seperti yang dahulu pernah dibuktikan sewaktu SMP Undang-Undang Dasar kita telah berubah beberapa kali mengikuti keadaan masyarakat Indonesia di zamannya. Melainkan walaupun seperti itu, UUD 1945 tetap menjadi acuan segala aturan yang berlaku di Indonesia dari dahulu sampai sekarang.

Dengan kata lain segala aturan di Indonesia dikuasai dalam UUD 1945., sang guru mengamati ke sekeliling kelas kelihatan seorang murid tertidur di kursi belakang.

Tono coba kamu jelaskan tentang perubahan UUD selama ini dan apa yang dimaksud segala aturan dikuasai dalam UUD!, sang guru separuh berteriak membangunkan.

Saya dimaksud Tono terbangun sebab sikutan teman sebangkunya, Saya, Pak?, jawabnya masih separuh tertidur.
Iya coba kamu jelaskan tentang perubahan UUD selama ini dan apa yang dimaksud segala aturan dikuasai dalam UUD!, sang guru mengulangi pertanyaannya.

Lanjutan Teks Anekdot

Saya tak tahu pak tentang perubahan UUD.,jawabnya asal. Mengapa aku dapat jelaskan kenapa segala aturan dikuasai dalam UUD.
Maksud kamu? Coba jelaskan!

Mengapa segala aturan dikuasai dalam UUD ya sebab segala aturan di Indonesia UUD alias ujung-ujungnya duit.
Sontak suasana kelas pun menjadi ramai. penghuni kelas hal yang demikian tak terkecuali sang guru tertawa mendengar celetukan Tono.
Cerita di atas yakni salah satu model teks anekdot. Teks anekdot hal yang demikian mencoba mengangkat fenomena yang kerap kali terjadi di lembaga perwakilan rakyat yang merumuskan perundang-undangan. Undang-undang kerap kali kali tak lagi mengamati hajat orang banyak melainkan lebih kerap kali ditumpangi kepentingan-kepentingan yang menguntungkan beberapa pihak.

Demikianlah materi singkat tentang pengertian teks anekdot struktur teks anekdot ciri ciri teks anekdot kaidah teks anekdot teladan teks anekdot singkat teladan teks anekdot lucu dan cerita anekdot beserta strukturnya. Diharapkan bisa meningkatkan wawasan kamu

Tinggalkan komentar