Pengalaman Masa Kecil Part 2 – Bermain Sepeda

Bermain Sepeda – Sebelumnya saya belum sempat menampilkan part-1 karena informasi yang harus di kumpulkan cukup banyak sehingga butuh waktu…. baiklah langsung saja. Halo sahabat sekalian kali ini saya akan menceritakan pengalaman saat masih ingusan, kotor-kotoran, cengeng-cengengan, dan lainnya yang biasa dirasakan oleh anak kecil pada umumnya. Tepatnya cerita ini tentang pengalaman bermain sepeda saat masih kecil.

shutterstock

Kenapa  pengalaman bermain sepeda? karena Pengalaman bersepeda saya melintasi angkasa menembus galaksi dengan perjalanan 1000 tahun cahaya. Oke stop omongan yang nggak beres tersebut maksud dari penjelasan di atas, karena saya sangat suka bersepeda sehingga petualangan seru sangat sering saya lakukan dengan jarak tempuh yang jauh. Ketika kecil kata lelah bukanlah bagian dari saya jadi maksud dari kata “Melintasi angkasa menembus galaksi” saya tidak pernah lelah untuk mengayuh sepeda kemanapun karena bersepeda adalah hobi saya.

Saya ingat pertama kali dibelikan sepeda oleh ayah rasanya senang sekali tetapi, kesenangan itu tidak selamanya karena hanya 1 sepeda sementara kami….. akhirnya rebutan, bertengkar, keluarin jurus, silat, terbang. Oke ngayal lagi, akhirnya karena tidak adil kami dibelikan masing-masing 1 buah (sebelumnya, saya mau bilang pada kisah ini kami masih berjumlah 5 orang) barulah ketenangan mengakhiri peperangan tersebut.

Karena kekuasaan yang dipegang saat itu oleh abang tertua saya maka ia lebih berhak mendapatkan sepeda balap sementara yang lainnnya cuma dapat sepeda bekas… tetapi masih bagus kok. Biarpun begitu punya sepeda saja sudah senang rasanya, syukurlah saat itu ayah saya lagi banyak rezeki. Setelah kami semua memiliki sepeda kamipun mulai beraksi:

(sebelumnya maaf.. pengalaman yang saya buat di bawah hanya pengalama diri saya seorang diri. Pada cerita ini saudara-saudara saya tidak saya masukkan)

1.Masuk Selokan

 

Pengalaman pertama kami  karena sebelumnya belum pernah memiliki sepeda jadi belum ada yang mahir satupun diantara kami tetapi, karena semangatnya keinginan kami untuk bisa bersepeda kami mencoba segala cara untuk bisa bersepeda. Masalah pertama yang selalu dihadapi para pemula adalah keseimbangan, mencoba untuk bisa menyeimbangkan diri itu rasanya mustahil jangankan untuk mengayuh sepeda menaikkan kedua kaki saja sudah jatuh.

Ya mulai mengayuh sepeda untuk pemula bukanlah hal yang mudah jadi,  saya berusaha agar bisa dapat mengayuh sepeda agar bisa berjalan seperti layaknya orang bersepeda. Mencoba dan terus mencoba…. akhirnya saya bisa setelah 10 hours later(waktu spongebob bagian barat)

Tetapi, ilmu yang saya miliki hanya sekedar “keseimbangan” tanpa adanya skill “mengubah arah” akhirnya tanpa skill tersebut sepeda saya hanya bergerak lurus dengan kecepatan luar biasa yang di depan sudah menanti selokan akhirnya kecelakaan tidak dapat dihindari dan saya masuk ke situ(selokan maksudnya..).

2.Balap Liar

Balapan liar adalah hal terlarang mulai dari balap liar mobil hingga sepeda. Oke sepeda tidak masuk ya… pengalaman kedua yaitu balap sepeda setelah mulai mahir mengendalikan sepeda mulai  dari  skill Keseimbangan, Memutar arah, mengatur rem, mengukur diameter roda sepeda, jari-jari sepeda, sin, cos, tan.

singkat cerita saya menemukan penantang baru di perjalanan petualangan saya kami mulai berbicara akrab sampai akhirnya menantang balapan saat itu kami berada di komplek perumahan yang jalannya lumayan untuk area balapan mobil(ralat sepeda) karena bentuk jalannya yang memutari komplek tersebut.

kurang lebih seperti gambar di atas…

Akhirnya kami mulai star dan mulai menginjak gas… 1.., 2…, 3…! kami mulai melaju dengan kecepatan luar biasa tetapi dia lebih dahulu mendahului saya. Sempat sengit dan beradu roda hingga terjadi percikan api namun ia masih tetap melaju kencang meninggalkan saya karena ketika tiba di belokan ia terus melaju dengan arah lurus dan menabrak tong sampah sementara saya yang ketinggalan di belakang mengikuti jalan lintasan layaknya orang normal.

3.Di Kejar An**ng

Pengalaman ketiga saya dikejar oleh ****ng setelah mengalahkan pembalap berkecepatan super saya melanjutkan petualangan saya mencari seekor ****ng sebenarnya, saya tidak bermaksud mencari makhluk tersebut cuma saya tertantang karena belakangan ini dengar-dengar dari warga ada anjing galak di komplek sebelah.

Saya mulai melakukan pencarian dari satu komplek ke komplek lain tetapi saya tidak menemukannya padahal sudah berada di komplek yang diberitakan oleh warga tetapi saya tidak putus asa dan terus mencari hingga saya melewati gang sempit yang jarak dari jalan masuk dengan jalan keluarnya cukup jauh.

Ketika ditengah jalan sempit tersebut tiba-tiba anjing berlari dengan kecepatan super dari arah depan membuat saya panik  saya langsung memutar arah dan melaju secepat mungkin anjing itu berlari kencang tepat di belakang saya, saya terus mengayuh sekuat tenaga. Setelah keluar dari jalan sempit itu anjing itu berhenti berlari dan mulai berjalan santai ternyata ia tidak bermaksud mengejar saya tetapi karena  ada seseorang melempari nya dengan batu.

4.Ban Bocor

Petualangan kali ini saya tempuh sekitar 10 km karena ini hari minggu saya puas petualang kemanapun. Jalanan saat itu sepi dan tenang karena saat itu saya pergi di pagi hari rencananya  ingin pergi ke rumah teman yang jarak nya itu sekitar 10 km. Saya bersemangat ingin menemui nya dan mengajak bermain sepeda setelah perjalanan cukup jauh tiba-tiba sepeda saya melambat di kayuh sekeras apapun tetap juga lambat ternyata saat itu sepeda saya bocor.

Saya panik karena perjalanan yang di tempuh cukup jauh sementara saya tidak membawa uang sepersen pun mau lanjut takut malam karena saat itu sudah jam 3 sore akhirnya saya putuskan balik kembali ke rumah dan mengurungkan niat saya dengan perasaan sedih saya kembali ke rumah perjalanan yang jauh itu membuat saya capek tetapi saya tetap mengayuh tanpa kenal lelah.

Di perjalanan tiba-tiba saya terpeleset karena ban bocor yang menyebabkan rodanya tidak seimbang. Kaki saya terkilir rasanya sakit sekali sehingga saya tidak dapat mengayuh lagi. Hari semakin gelap karena sudah masuk jam 06.00 saya mulai menangis karena tak tahu mau berbuat apa akhirnya saya paksakan berjalan dan mendorong sepeda.

Sampai akhirnya saya menemukan sebuah simpang di simpang itu muncul pengendara motor yang mungkin mau pergi sholat maghrib ke masjid sebelah ia pun melihat saya awalnya, ia hanya berlalu saja meninggalkan saya(kasihan..) tetapi setelah agak lama hidayah mengetuk pintu hatinya dan ia bertobat dan meminta ampun atas kesalahannya karena membiarkan seorang anak kesakitan, kelaparan, tak berdaya tersiksa.

oke cukup kata-kata yang menyentuh nya cerita asli nya begini…

ketika saya di persimpangan saya menemukan pengendara motor niat dia sih emang mau pergi ke masjid.. tetapi ia tidak berlalu begitu saja.. ia melihat saya tanpa kata-kata apapun dia langsung turun dari motornya membantu mengangkat sepeda saya ke motornya saya bonceng dibelakang nya baju muslim yang ia kenakan langsung kotor berlumuran oli.

Saya langsung menangis hebat karena terharu(enggak lah karena cengeng doang) setelah saya tenang  kami bercerita ia menanyakan tempat tinggal saya. saat itu saya rasanya sangat berterima kasih kepada bapak ini telah menolong saya mungkin dari dasarnya bapak ini memang baik hati dan penolong semoga bapak ini termasuk golongan yang kelak masuk syurga tanpa hisab.. aaminn…

2 pemikiran pada “Pengalaman Masa Kecil Part 2 – Bermain Sepeda”

    • tulah belum di buat lagi udah falah hapus dari postingan mh itu isi nya biodata kita semua kwkwkw kalo qon mau tolong tanyain ke abi umi sama yang lain juga tanggal lahir nya

Komentar ditutup.